Kategori K 00 Cerpen P Karakter

Hanya Aku dan Kau (2)

Lanjutan "Hanya Aku dan Kau (1)" Alhamdulillah sebelum Magrib aku sudah sampai di rumah. Segera kunyalakan lampu, kubuka korden, dan aku langsung mandi. Segar sekali rasanya setelah seharian keluar rumah. Setelah sholat, aku ke dapur memasak untuk makan malam, ya sederhana saja. Ku buka kulkas, ku ...

Hanya Aku dan Kau (1)

Angkot ini pelan sekali, sedangkan jalanan sepi. Aku harus sabar, karena penumpangnya hanya 3 orang, depan1, belakang aku dan bapak yang dari tadi tidur itu. Kasihan juga, tentunya pak supir kan harus mendapatkan sejumlah dana untuk bayar setoran. Lama-lama aku mengantuk. Ketika mau memejamkan mata, ...

Sahabat Sejati (5)

Lanjutan "Sahabat Sejati (4)" Kuambil surat ibu yang terjatuh dan aku mulai berbicara. Kujelaskan bahwa menurut penjelasan ibu, aku dan Dina bukan saudara kandung. Sebelum ibu menikah dengan ayah, ternyata ayah adalah seorang duda dan aku putranya. Sedang Ibu ternyata juga seorang janda, Dina adala ...

Sahabat Sejati (4)

Lanjutan "Sahabat Sejati (3)" Malam ini aku memasak soup jagung kesukaan Dina. Aku tadi sudah membeli gurami asam manis. Sekarang jam 7 malam, Insya Allah sebentar lagi Buyung datang. Meja makan sudah selesai kuatur, OK sebaiknya kuketok saja kamar Dina. Belum sampai pintunya kuketuk, eh Dina membu ...

Sahabat Sejati (3)

Lanjutan Sahabat Sejati (2) Malam ini aku tidak bisa tidur, pikiranku kemana-mana. Namun aku tadi sudah tidur cukup lama. Aku harus menjalankan amanah ortuku. Sudah menjadi kuwajibanku sebagai kakak untuk menindak lanjuti pesan ortu. Aku dan Dina sama-sama terkejut membaca permintaan ortuku. Kudeng ...
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10