Komentar Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit dalam kehidupan sehari-hari

Judul : Larutan elektrolit (larutan garam penyembuh luka)

intisari :
larutan elektrolit adalah larutan yang jika di dalam air terdisosiasi ke dalam partikel-partikel bermuatan listrik positif dan negatif yang disebut ion (ion positif dan ion negatif) Jumlah muatan ion positif akan sama dengan jumlah muatan ion negatif, sehingga muatan ion-ion dalam larutan netral. Ion-ion inilah yang bertugas mengahantarkan arus listrik.

Garam terdiri dari molekul-molekul ionik yang terutama adalah NaCl. Molekul ionik ini kalau dilarutkan dalam air, maka akan terjadi ionisasi menjadi ion Na+ dan ion Cl- yang terlarut dalam air.

Yang menjadi pertanyaan, adalah apakah air hangat itu berpengaruh terhadap jalannya reaksi dan hasil reaksi kimia antara air dengan garam? Pada kasus garam yang dilarutkan dengan air dingin, apa yang menyebabkannya menjadi perih?

Ketika garam dicampur dengan air, terutama air hangat, terbentuklah partikel-partikel dengan muatan listrik yang berbeda, yaitu : ion natrium yang bermuatan positif, dan ion klor yang bermuatan negatif.

Ketika larutan garam ini dibasuh pada bagian yang terluka, ion-ion ini akan mengatur tekanan sel-sel di sekitar luka. Tekanan tersebut diatur sedemikian rupa, sehingga cairan tidak akan keluar dari dalam sel.

Dengan kata lain, luka akan menjadi cepat kering dan sembuh, karena selain mengeringkan luka, air garam juga dapat membunuh bakteri yang menyerang luka (terutama bakteri staphylococcus dan streptococcus), sehingga terhindar dari infeksi.

kesimpulan :
larutan garam mempunyai berbagai macam fungsi. meskipun identik dengan larutan elektrolit yaitu larutan yg dapat menghantarkan arus listrik(percobaan nyala lampu, tapi garam juga mempunyai fungsi lain, yaitu penyembuh luka dan menghindarkan luka dari infeksi.

sumber : http://www.apasih.com/2010/12/garam-berkhasiat-menyembuhkan-yang.html
:: Reply ::

It's Okay, thx dear.


Next time make a short summary