Molekul Kiral dan Akiral

Ketika aku duduk di depan laptop dan membuka blogku, eh ... ada sms masuk dan seorang siswa bertanya tentang molekul kiral dan akiral. Pertanyaannya tergolong bagus, maka kuputuskan untuk menulis dan memposting pembahasan ini di blog agar dapat bermanfaat bagi yang lain.

"Ibu maaf saya mengganggu. Saya ingin bertanya tentang molekul kiral dan akiral Bu. Terima kasih atas kesediaan Ibu."

"Sayang, molekul kiral adalah molekul senyawa karbon yang memiliki atom C asimetris, minimal satu. Atom C asimetris atau juga bisa disebut atom C kiral adalah atom C yang mengikat 4 atom/gugus berbeda. Sedangkan akiral adalah molekul yang memiliki bidang simetri."

"Contoh molekul kiral dan akiral itu bagaimana Bu?"

"Contoh molekul kiral adalah CHCl(CH3)(CH2CH3) dan akiral adalah CHCl(CH3)2."

"Ibu bidang simetri yang dimaksud itu 2 gugus metil itu Bu?"

"Iya sayang, benar."

"Ibu, maaf bertanya lagi, contoh akiral itu kan atom C-nya tidak simetri?"

"Benar sayang, namun bukan asimetri."

"Oh ya, ... asimetri kan benar-benar tidak simetri. Berarti CHCl3 juga akiral ya Bu?"

"Iya sayang, benar."

"Kalau 1-butanol itu akiral dan 2-butanol itu kiral ya Bu?"

"Mengapa kau berpendapat seperti itu? Jelaskan sayang."

"1-butanol, rumus strukturnya CH3CH2CH2CH2OH, pada atom C nomor (1) terdapat 2 atom H; jadi memiliki bidang simetri. Sedang 2-butanol, atom C nomor (2) asimetri karena mengikat atom H, gugus -OH, -CH3 dan -CH2CH3."

"Benar sayang. Well done."

"Terima kasih banyak Ibu."

Begitulah smsku dengan seorang siswa. Selama aku mengajar, aku belum pernah membahas molekul akiral; aku salut kepada siswa tadi, sehingga aku juga ikut belajar. Semoga laporan dari secuil diskusi melalui sms ini dapat berguna bagi peningkatan wawasan tentang isomeri optis.  


Komentar :

No Komen : 2
:: 23-03-2014 19:51:07
 
No Komen : 1
:: 17-03-2014 19:31:27
 
Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar

    [Emoticon]