Seputar Tawas

Tawas banyak jenisnya, salah satunya adalah potash alum, rumus kimianya KAl(SO4)2.12H2O yang dikenal sebagai tawas alum atau tawas. Nama kimianya, kalium aluminium sulfat dodekahidrat, karena berupa kristal dan mengandung 12 molekul air kristal setiap unit kristalnya. Molekul air kristal adalah molekul air yang ikut mengkristal bersama garamnya. Jika diperhatikan, rumus di atas mengandung 2 macam kation, yaitu K+ dan Al3+, serta anion sulfat, SO42-.

Tawas merupakan suatu garam rangkap, sehingga rumus kimia tawas dapat ditulis sebagai berikut: K2SO4.Al2(SO4)3.24H2O. Dalam air tawas mengalami disosiasi sebagai berikut:

KAl(SO4)2.12H2O(s) → K+(aq) + Al3+(aq) + 2 SO42-(aq) + 12 H2O(l)

Setiap ionnya terlepas dari kisi kristalnya. Ketika tawas kita masukkan ke dalam air dan diaduk, campuran yang terjadi adalah keruh putih. Campuran ini dinamakan koloid aluminium. Mengapa terbentuk koloid? Zat apa yang keruh putih itu? Apa sebenarnya yang terjadi ketika tawas diaduk dalam air?

Zat yang keruh putih tersebar itu adalah aluminium hidroksida, Al(OH)3. Keruh putih ini stabil, tidak mudah mengendap. Artinya campuran ini merupakan sistem koloid, yaitu dikenal sebagai koloid aluminium. Dari mana koloid ini terbentuk? Mengapa tawas yang diaduk ke dalam air tadi menghasilkan koloid aluminium? Al(OH)3 ini terbentuk sebagai akibat dari reaksi hidrolisis tawas dalam air. Apakah reaksi hidrolisis itu? Hidrolisis adalah reaksi ion-ion garam oleh air. Mengapa ion garam dapat terhidrolisis? Ion garam yang mana mengalami hidrolisis?

Tawas mengandung ion aluminium, Al3+. Kation ini dalam air tidak stabil, mudah bereaksi dengan air membentuk basa lemah, Al(OH)3 yang berbentuk koloid. Berikut ini adalah persamaan reaksi hidrolisis:

Al3+(aq) + 3 H2O(l) ↔ Al(OH)3(s) + 3 H+(aq)

Ion-ion yang lain larut dalam air dan bersifat stabil. Sebenarnya ada tawas jenis lain, contohnya tawas alum, yaitu aluminium sulfat; tawas besi atau besi potas, dan tawas krom atau krom potas.

Apa manfaat dari tawas? Karena pembentuk koloid, maka sifat yang sangat penting pada tawas adalah adsorpsi. Tawas dapat mengadsorpsi kotoran, racun dan lainnya. Karena itu tawas banyak digunakan dalam bidang kosmetik, yaitu untuk deodoran, penjernihan air, pembersihan tekstil, dan juga dapat digunakan untuk perawatan setelah bercukur.


Komentar :

No Komen : 23
fakhrul :: 19-06-2017 05:21:46
Assalamu'alaikum..

bu, saya mau menanyakan beberapa hal tentang tawas, soalnya saya pernah dengar klo tawas bisa menurunkan ph air, karena saya lgi ingin menurunkan ph air nutrisi hidroponik saya yg bersifat basa sedangkan tanaman cocok di ph netral, pertanyaan saya adalah :

1. apakah tawas aman untuk tanaman jika kita larutkan dalam air nutrisi untuk menurunkan ph ?

2. jika kita larutkan tawas kedalam larutan nutrisi tanaman apakah kandungan nutrisinya bisa hilang ?
 
No Komen : 22
Agus :: 18-04-2017 08:49:11
Bu saya mau tanya, apakah air yang diberi tawas nilai alkali dan hardnessnya menjadi lebih banyak? bagaimana agar tidak mempengaruhi alkali/hardness airnya.Mohon pencerahannya bu, saya sedang menganalisa air recycle.Terimakasih
 
No Komen : 21
Parida :: 16-04-2017 19:10:02
Bu, mekanisme reaksi pembentukan tawas seperti apa bu ?
 
No Komen : 20
Ali :: 04-05-2016 16:46:12
Bagaimana reaksi kimia tawas bercampur dengan kaporit dalam air, misalnya dalam penampung toren air? apakah ada efek buruknya? TQ
 
No Komen : 19
romly :: 26-09-2014 10:22:42
bu sya mau tanya,apakah aluminium paste itu sama dengan tawas ,trmksih
 
No Komen : 18
Setyo :: 22-09-2014 16:56:27
Bu apakah ada indikator atau larutan suatu senyawa yg apabila di tetesi ke air yg telah di beri tawas maka akan tawas akan bereaksi....?
 
No Komen : 17
khamsiah :: 22-08-2014 15:21:12
terima kasih atas penerangan mengenai tawas.
:: Reply ::

Sama-sama, Insya Allah bermanfaat. Terima kasih juga atas responnya. Salam.

No Komen : 16
yusup :: 22-08-2014 09:40:17
Air hasil pemisahan dr endapan apakah aman utk di minum atau cuci dan mandi
:: Reply ::

Tawas tidak mengotori air. Setelah dipisahkan, air terbebas dari tawas. PDAM memakai tawas untuk menjernihkan air. Untuk mengusir bakteri dll. diperlukan bahan pembunuh bakteri. PDAM menggunakan kaporit. Thx atas responnya. Salam.

No Komen : 15
anisgupta :: 28-04-2014 17:23:58
selamat sore bu. saya mau bertanya. kegunaan tawas kan untuk menyerap bau badan dan dapat memutihkan ketiak. nah zat apa yang terdapat dalam tawas yang digunakan untuk memutihkan ketiak tersebut. saya mohon bantuannya ya bu, saya juga dapat tugas akhir smk mau buat deodoran dari tawas bu. terimaksih.
 
No Komen : 14
winda wahyuni :: 04-03-2014 18:55:28
buk saya mw tnya.. apa saja sih kandungan yang terdapat pada tawas..
dan dari kandungan itu mana yang digunakan untuk memutihkan kulit ketiak..
tlong dijwab ya buk.. soalnya saya ada tgas dari kampus..
terimakasih
 
No Komen : 13
Raylin :: 15-01-2014 19:47:43
salam, saya ingin bertanya...apakah kesan jika tawas blebihan dlm air?...minta tolong jelaskan...tq
 
No Komen : 12
Budi santoso :: 02-11-2013 13:13:47
Bu ty cara mentralkan rasa asam pada air yg menggunakan tawas yg berlebihan bagaimana ya?
 
No Komen : 11
benyamin purba :: 31-07-2013 08:16:42
sy minta massa jenis kristal tawas dong (KAl(SO4)2.12H2O). TRIMS sebelum n sesudahnya...
 
No Komen : 10
fadhil :: 03-06-2013 21:21:50
permisi maaf mau nanya apa tawas itu termasuk emulgator ato koloid pelindung? terima kasih
 
No Komen : 9
Eva Fs mangkulangit :: 09-05-2013 21:20:45
buk mw tanya, cara menguji kandungan pada tawas itu gimana ya buk tolong diberi jawabanya coz penting banget bu... terus jika tawas dicampur dg daun sirih dan kemangi kira2 fungsinya akan berubah g bu tanks :D
:: Reply ::

Tawas murni yang putih adalah KAl(SO4)2.12H2O. Untuk menguji kandungan kation Al3+nya dapat menggunakan sifat keamfoerannya. Larutkan sedikit tawas ke dalam air, hingga terbentuk larutan jernih tak berwarna. Berarti jumlah ion Al3+nya relatif kecil sehingga hasil hidrolisisnya tidak kelihatan. Ambil sedikit larutan itu dan uji dengan basa kuat misal NaOH(aq) setetes demi setetes. Jika menjadi keruh putih yang larut lagi pada tetesan NaOH(aq) berikutnya, berarti menunjukkan adanya ion Al3+. Kalau tawas yang dilarutkan ke dalam air kebanyakan, maka ion Al3+nya mengalami hidroisis dan hasilnya tampak sebagai koloid Al(OH)3 yang berwarna putih keruh. Jika terlanjur demikian, maka tetap teteskan NaOH(aq), larutan akan makin keruh dan endapan putih makin banyak. Ambil tempat lain dan ambil sedikit endapan putih tersebut berikut larutannya, teteskan NaOH(aq) hingga endapan itu larut kembali. Karena tawasnya kebanyakan, maka diperlukan NaOH(aq) yang banyak pula.


Tawas dalam air membentuk koloid yang mampu mengadsorpsi apa saja, termasuk bau badan. Daun sirih dan daun kemangi memiliki sifat yang sama, yaitu dapat menghilangkan bau badan. Apabila ketiganya dicampurkan, asalkan ketiga koloid yang terbentuk muatannya sama tak ada masalah. Namun apabila terdapat muatan yang berbeda akan terjadi koagulasi dan kulit ketiak misalnya akan kotor. Insya Allah bermanfaat.

No Komen : 8
Vara :: 07-05-2013 15:19:32
Bu, kalo kandungan tawas yang bisa cegah bau badan tuh apa? Al nya, atau apa?
Terus kalo penelitian yang udah ngebuktiin kalo tawas itu bisa buat mencegah bau badan ada gak bu? Kalo ada apa bener? terus dari penelitian itu ada efek sampingnya gak?
mohon dijawab ya bu, saya lagi bikin karya ilmiah buat tugas akhir kelulusan SMA dan cari buku sumber agak susah juga.... hehe
makasih sebelumnya, Bu...
:: Reply ::

OK sayang, tawas yang digunakan untuk menyerap bau badan adalah kristal kalium aluminium sulfat, rumus kimianya KAl(SO4)2.12H2O. Senyawa ini tergolong garam rangkap, dalam air mengalami hidrolisis membentuk koloid Al(OH)3. Koloid inilah yang memiliki daya adsorpsi terhadap apa saja di sekitarnya, termasuk bau badan. Kalau penjelasan lengkapnya, malam ini akan ibu tuliskan dan kupublish sebagai artikel agar kau dapat segera memperoleh referensi. Keep learning and do the best. Ibu selalu membantumu.

No Komen : 7
Vara :: 07-05-2013 15:18:39
 
No Komen : 6
endang :: 24-03-2013 16:03:55
bu etna, suhu mempengaruhi kerja tawas sebagai koagulan tidak?pada suhu berapa tawas akan bekerja dengan baik??
:: Reply ::

Kenaikan suhu itu kan menaikkan energi kinetik partikel, sehingga laju koagulasinya meningkat. Kalau pada suhu berapa, ibu belum pernah mencobanya, sayang. Terima kasih masukannya.

No Komen : 5
Nayya :: 06-02-2013 20:13:00
bu, penjernihan air menggunakan tawas bisa bertahan sampai berapa hari airnya tetap terlihat jernih..??
:: Reply ::

Sayang, hasil koagulasi itu selalu berupa suspensi kasar atau lumpur. Sewaktu-waktu air bergerak ya lumpur itu naik lagi. Sebaiknya air yang sudah jernih di atasnya segera dipisahkan dan tentu saja lumpurnya dibuang. Silakan mencobanya, sewaktu-waktu,kapanpun bertanyalah pada ibu, Insya Allah ibu akan menjawab. Keep learning,please.

No Komen : 4
P Karman :: 25-09-2012 16:53:17
Salam Sukses Bu Etna,

Melihat beberapa jenis Tawas (tawas alum, yaitu aluminium sulfat; tawas besi atau besi potas, dan tawas krom atau krom potas), Tawas mana yang bisa digunakan untuk deodorant?
Untuk jawaban Ibu saya ucapkan banyak terima kasih.
:: Reply ::
Salam sukses juga, tawas alum yg digunakn pak, putih bersih. Besi jadi motor, berkarat. Sdh krom umumnya utk pelapisan, semoga berguna. Kalau kita beli ta was dan lngsung digosokkn bisa lho pak hehehe, jangan bosan mengisi komentar ya kutunggu, thx.
No Komen : 3
Fauzan Adim :: 03-06-2012 20:24:56
Jadi, jika terdapat soal proses penjernihan air menggunakan tawas, jawaban yang paling benar bukanlah adsorpsi, tapi koagulasi?
:: Reply ::

Ya sayang, benar. Silakan, ibu senang sekali kok. Apalagi nanti saat berlibur, ayo pelajari konsep yang lain, dan tulis sesuatu ditempat komentar, ibu akan menjawabmu setiap saat. Terima kasih. Sukses selalu.

No Komen : 2
Fauzan Adim :: 03-06-2012 19:01:22
Sebenarnya, penjernihan air dengan tawas itu termasuk koagulasi apa adsorpsi?
soalnya tawas kan bisa mengendapkan, tapi juga bisa menyerap kotoran, bingung saya
:: Reply ::

OK, begini. Tawas dalam air mengalami hidrolisis sehingga membentuk koloid Al(OH)3. Saat pertama kali koloid itu terbentuk, dia mengadsorpsi ion-ion sehingga koloid itu bermuatan. Setelah itu, sifat adsorpsi ini tidak berhenti. Dia terus saja mengadsorpsi apapun yang terdapat di sekitarnya. Ketika tawas itu dimasukkan ke dalam air yang kotor, maka kotoran itu akan diserapnya pula. Air yang kotorannya terdispersi dengan rata, misalnya air sungai yang coklat itu, maka air sungai itu sendiri suatu koloid. Koloid sungai memiliki muatan berlawanan dengan koloid Al(OH)3. Sehingga saat kotoran diadsorpsi oleh Al(OH)3, terjadilah perlucutan muatan dan kedua koloid itu menyatu dan menggumpal. Nah gumpalan itu adalah hasil kooagulasi. Peristiwa koagulasi selalu menghasilkan endapan, yang dimulai dengan terjadinya adsorpsi. Dilain pihak, peristiwa adsorpi belum tentu dilanjutkan dengan peristiwa koagulasi, karena tidak ada perlucutan muatan, koloidnya tidak rusak. Misalnya adsorpsi muatan atau adsorpsi racun. Kalau yang diadsorpsi itu koloid, tentulah mengalami koagulasi, karena terjadi perlucutan muatan.


Silakan bertanya kapanpun, Insya Allah ibu selalu membantu. Senang dapat menjawab pertanyaan melalui komentar, karena dapat dimanfaatkan oleh pengunjung yang lain. Otomatis kita bersama dapat berbagi ilmu. Terima kasih.

No Komen : 1
Defta :: 20-05-2012 16:56:35
bu , tawas bermuatan apa ya ??
:: Reply ::

Tawas tidak bermuatan, berupa batuan dan netral. Salah satunya kan tawas Al, rumusnya di artikel sudah ada. Nah sewaktu dimasukkan ke air dan diaduk, tawas larut, terurai menjadi ion-ionnya; sudah ibu jelaskan di artikel ya, silakan cermati lagi. ion aluminiumnya yang mengalami hidrolisis menjadi koloid. Muatan-muatan koloid tidak perlu dihafal, selalu diketahui. Yang penting penalarannya ya, kalau 2 koloid bertemu terjadi koagulasi, berarti muatannya berlawanan. Muatan koloid tahunya melalui percobaan, dengan elektroforesis. Keep learning. Thx.

Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar

    [Emoticon]