Kelarutan Zat

Kristal garam dapur dilarutkan ke dalam air. Dalam video di bawah ini, tampak pada gambar bahwa kristal garam, terdiri atas ion-ion Na+ dan ion-ion Cl- yang saling mengelilingi dan terjejal rapat membentuk kristal kubus. Setelah kristal itu dicampur dengan air dan diaduk maka sebagian kation dan anion terlepas bercampur dengan air. Molekul-molekul air yang polar mengelilingi ion-ion itu. Tampak kutub + dari atom H mendekati ion-ion Cl- sedang di sekitar ion-ion Na+ kutub negatif dari atom O yang mendekat.

Guru memberikan tabel nilai kelarutan beberapa zat, namun diantaranya ada zat yang tidak dapat larut. Ditunjukkan animasi pelarutan zat terlarut ke dalam pelarut dalam jumlah tertentu, yaitu 100 mL air. Kelarutan zat diukur dengan satuan gram/100 mL air. Sebagai contoh NaCl, kelarutannya 37,7 gram / 100 mL air pada 25oC.

Pengaruh temperatur pada kelarutan juga dibahas, bahwa makin tinggi temperatur, makin mudah larut. Alasannya: pada temperatur yang lebih tinggi, zat terlarut menyerap kalor, gerakan partikel untuk bercampur homogen dengan air makin cepat.

Grafik pengaruh temperatur pada kelarutan juga diberikan. Temperatur adalah variabel manipulasi (sumbu x, penyebab) dan kelarutan sebagai variabel respon (sumbu Y, akibat).

Penjelasan dilanjutkan tentang keadaan jenuh, yaitu larutan yang belum jenuh, jenuh, dan lewat jenuh. Larutan jenuh, berarti telah mencapai keadaan setimbang. Keadaan larutan ini diperagakan dengan menggunakan gelas besar, tampak bagian terbawah terdapat sisa padatan dari zat terlarut, bagian atas tampak partikel terlarut leluasa bergerak dan jaraknya berjauhan. Dijelaskan bahwa larutan bagian bawah adalah lewat jenuh, larutan yang di tengah dalam keadaan jenuh, sedang larutan yang paling atas belum jenuh.

Penjelasan ini sangat memudahkan kita memahami proses kelarutan. Putarlah videonya, agar Anda dapat merasakan senangnya belajar kimia. Selamat belajar, sukses selalu.


Komentar :

No Komen : 1
rika :: 29-06-2012 19:20:29
mksi da ksi msuk..
:: Reply ::

Oh, sama-sama. Insya Allah saya dapat terus menulis penalaran-penalaran dari gejala-gejala kimia yang sering terlupakan. Kimia sebenarnya tak sesulit yang dibayangkan. Terima kasih komentarnya, semoga bermanfaat.

Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar

    [Emoticon]