Diskusi Jari-jari kation
Beberapa anak tetangga yang pernah belajar kimia di rumah, ternyata merasa makin menyukai kimia. Kata mereka kimia itu unik. Aku belum sempat bertanya mengapa mereka berpendapat begitu. Hari ini mereka ke rumah lagi dan belajar kurang lebih 2 jam, dari jam 8 malam hingga jam 10. Mereka antusias sekali, aku senang melayaninya. Mereka sebenarnya tidak bertanya tentang jari-jari kation, namun kupancing nalarnya dengan menunjukkan perbedaan antara jari-jari atom dan jari-jari kationnya. Ternyata mereka tak berpikir sampai kesana.
"Kami hanya belajar jari-jari atom Bu."
"Oh begitu? OK sekarang ibu ingin memberikan contoh jari-jari kation dan setelah itu kita diskusi. Gambarlah jari-jari atom natrium."
Mereka menggambar jari-jari atom Na dengan lancar. Ini berarti bahwa diskusi minggu lalu dapat membantu nalarnya. Gambar mereka bagus dan proporsional.
"Sekarang gambarlah jari-jari ion natrium."
Mereka tampak berpikir dan saling melihat. Tak satupun yang berhasil menggambarkannya. Harus segera kubimbing, agar mereka tidak merasa sulit.
"Nomor atom Na berapa?"
"11 Bu."
"Bagaimana konfigurasi elektron atomnya?"
"Na (2, 8, 1)."
"Benar, kulitnya ada berapa?"
"Tiga Bu."
"Lihatlah gambar atom Na yang telah kalian buat. Sudah benarkah kulitnya ada #?"
"Ya Bu, benar."
"Sekarang bagaimana konfigurasi elektron dari ion natrium yang bermuatan positif satu?"
Mereka tidak segera menulis.
"Bagaimana lambang kation natrium?"
"Na+ Bu."
"Ya benar, konfigurasi elektronnya bagaimana?"
"Ehmmm ... Na (2, 8). Salah Bu?"
"Ada yang kurang sayang."
"Atom Na nomor atomnya 11, berarti protonnya = elektron = 11. Karena berubah menjadi ion Na+ maka elektron valensinya lepas dan membentuk (2, 8). Apanya yang kurang Bu?"
"Nalarmu sudah mengalami kemajuan, namun dalam menulis kau kurang teliti. Telitilah nak, kurang apa?"
"Oooh ... iya Bu, muatannya tertinggal. Na+ (2, 8) Bu."
"Bagus. Sekarang buatlah jari-jarinya."
"Maksud ibu ditarik garis dari inti ke kulit terluar ya Bu?"
"Iya donk."
"Sudah selesai? Keduanya ya, atomdan kationnya."
"Bu untuk kation kan elektron valensinya sudah lepas, jadi garisnya terpaksa berhenti sampai kulit kedua saja."
"Iya sayang, tentulah seperti itu. Jari-jari adalah jarak antara inti atom dengan kulit terluarnya. Perhatikan perbedaan kedua jari-jari itu. Silakan beri penjelasan sesuai gambar kalian."
"Saya coba ya Bu."
"Sayang, biasakan mulai sekarang, kalian tak akan lagi mengatakan saya coba ya Bu. No way. Tahukah alasannya?"
"Kata-kata itu menunjukkan bahwa saya ragu Bu."
"Ya benar."
"Berarti saya tak boleh lagi mengatakannya, agar saya tidak membiasakan diri dan membiarkan diri saya ragu-ragu terus."
"Nah itu maksud ibu. Sepertinya remeh, namun amat dalam artinya sayang. Ini menyangkut karakter. Tegaslah dalam bertindak. Ibu gembira kalian mulai suka kimia dan sering belajar disini. Insya Allah tak hanya kimia yang kau pelajari, pembentukan karakter secara bertahap tak kalah pentingnya. OK sekarang jelaskan."
"Jari-jari ion Na+(2, 8) lebih keciul dari jari-jari atom Na (2, 8, 1), karena jumlah kulitnya telah berkurang."
"Bagus, mudah kan menalarnya?"
"Ternyata iya Bu. Sekarang membandingkan jari-jari kation dalam satu golongan ya Bu?"
"Ya silakan digambar dulu baru jelaskan."
Mereka mulai giat belajar. Setiap hari memiliki kesempatan mengajar seperti ini amat menyenangkan, semoga aku adalah salah satu dari sekian banyak guru yang peduli terhadap pendidikan bangsa dimanapun berada.
"Sudah selesai Bu gambarnya."
"Ya, sekarang jelaskan. Gantian lho."
"Dari atas ke bawah dalam golongan, misal Na+(2, 8) dan K+(2, 8, 8) jari-jari kationnya makin besar, sama dengan jari-jari atomnya. Karena dalam golongan yang sama elektron valensinya sama dan semua kulit valensinya lepas, jadi kulitnya berkurang satu semua."
"Bagaimana yang lain?"
"Iya Bu benar, kan jumlah kulitnya tetap bertambah dari atas ke bawah."
"Bu yang agak sulit perioda, sekarang kami gambar dulu ya Bu."
"Ya sayang, silakan."
Mereka menggambar jari-jari ion magnesium. Tampaknya mereka akan membandingkan jari-jari ion natrium dan magnesium.
"Bu saya akan menjelaskan perubahan jari-jari ion 11Na+(2, 8) dan 12Mg2+(2, 8). Keduanya kulit valensinya lepas, sehingga jumlah kulit tetap sama, yaitu 2. Dengan cara yang sama untuk jari-jari atom, maka jari-jari kation ini juga makin kecil karena daya tarik inti menguat."
"Bagus, berarti mudah donk, tadi katanya agak sulit."
"Iya Alhamdulillah, mudah ya Bu. Terima kasih, ini kan berkat ibu."
"Tidak sayang, ini berkat Allah, kau telah berupaya untuk bisa. Selamat ya. Belajarlah terus seperti itu, tak perlu tegang, harus rileks dan selalu menggunakan kata-kata sendiri. Usahakan praktis."
Senang melayani mereka, walau awalnya harus sabar. Mereka perlu dibiasakan untuk memanjangkan nalarnya dengan memintanya untuk mendiskusikan data, membahas sesuatu yang telah diketahui dan menemukan sendiri simpulannya. Lama-lama asyik juga, apalagi kalau mereka sudah bagus nalarny, wah kita bisa tertegun mendengarkan mereka berdebat adu argumentasi.


