Perjuangan Seorang Anak (6)

Pagi ini aku bertemu dengan Gundi. Dari raut wajah dan bicaranya aku dapat menduga bahwa dia makin dewasa. Kami sepakat untuk bertemu pada istirahat siang selama sekitar 20 menit. Aku ingin tahu bagaimana perkembangan perjuangannya bersama kakaknya. "Ibu, terjadi suatu perkembangan positif dalam keluarga kami. Semua ini ...

Mengatasi Perbedaan Keinginan (5)

Mengatasi perbedaan keinginan antara orang tua dan anaknya tidaklah mudah. Apabila di suatu keluarga terjadi perbedaan keinginan, tujuan, atau pendapat, seyogya ...

Tugas Utamamu Belajar, Sayang (4)

Cerita ini merupakan bagian ke 4 dari masalah yang dihadapi oleh Gundi dan Giri kakaknya. Aku banyak membantu anak-anak seperti ini. Sebagai guru aku sering dicurhati siswa. Tak mungkin aku tega membiarkan mereka setelah mengetahui permasalahan yang terjadi. Apalagi sekarang sedang maraknya pendidikan karakter anak negeri. Bagian ke 4 ini berisi suatu saran kepada Gundi bahwa tugas utamanya adalah belajar. Pagi ini jam 05.46 aku sudah sampai di sekolah. Gundi sudah menungguku. "Assalamu'alaikum." "Wa'alaikum salam. Silakan sayang, duduklah disini. Ibu mengambil minum hangat dulu ya." Aku mengambil sebuah cangkir dan kumasukkan teh hijau celup, kemudian kubeli air pa ...

Keinginan Mengubah Sikap (3)

Cerita tentang seorang siswa malas yang ingin menjadi rajin, masih berlanjut. Dalam artikel ini akan diuraikan bagaimana Gundi si anak malas mempunyai keinginan yang kuat untuk mengubah ...

Ingin Rajin (2)

Pada artikel 'Menangani Anak Malas' aku telah menceritakan bagaimana siswa bernama Gundi (nama samaran) akhirnya menyadari kekurangannya dan ingin mengubah sikapnya dari malas menjadi anak rajin. Artikel ini mengungkapkan langkah awal Gundi dalam mengubah karakternya. Aku harus terus memotivasi dia agar pembinaan karakter yang agak khusus ini tidak kandas di tengah jalan. Kurasa tentulah sulit bagi Gundi untuk mengubah dirinya sendiri tanpa perhatian dan bantuan orang lain. Pagi ini aku berada di kelas Gundi pada jam pertama dan kedua. Doa awal telah berlangsung dan aku sudah mencatat kehadiran siswa. Pada waktu prasyarat pengetahuan yang kulakukan dengan tanya jawab, Gundi tampak serius. Wajah acuhnya mulai hilang. Alhamdulillah, kalau beberapa tahap awal dapat dilakukan olehnya, Insya Allah dia akan berhasil. Kegiatan inti ...